Minggu, 07 September 2008

Minyak Zaitun Memberikan Manfaat Lebih Selain Rasa pada Makanan Anda


Konsumsi daging dan minyak yang bersifat lemak jenuh meningkatkan kolesterol berlebih dalam darah serta memungkinkan terjadinya pembentukan kanker. Lain halnya dengan makanan yang berasal dari daerah mediterania yang dikenal banyak mengandung bahan makanan yang berguna bagi kesehatan.

Makanan yang berasal dari mediterania banyak berasal dari ikan, yang kaya akan lemak omega-3 yang mengurangi inflamasi. Selain itu sejumlah buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan mengandung bermacam zat fitokimia yang melindungi salurandarah dan menjaga sel-sel melawan zat penyebab kanker. Sekarang ini, penelitian menunjukan bahwa minyak zaitun juga diduga kuat mempunyai efek dan manfaat serupa seperti yang disebutkan di atas.

Pada awalnya, peneliti menduga bahwa manfaat utama minyak zaitun berasal dari lemak tak jenuh tunggal yang dikandungnya. Karena 75% asam lemak yang membentuk minyak zaitun berasal dari lemak tak jenuh tunggal, dan hanya 13% lemak jenuh, sangat mudah melihat mengapa kolesterol menjadi turun ketika minyak zaitun menggantikan butter dan daging dengan lemak tinggi sebagai sumber utama lemak. Analisis ini menunjukan minyak zaitun yang digunakan di banyak makanan di daerah Mediterania tidak membuat tekanan darah menjadi tinggi melainkan tetap pada tekanan darah yang rendah.

Minyak zaitun juga menawarkan beberapa manfaat kesehatan dibandingkan beberapa minyak sayur yang mengandung lemak jenuh ganda. Lemak jenuh tunggal sepertinya lebih sedikit memproduksi asam lemak yang berbahaya di saluran pencernaan yang dapat menimbulkan pembentukan kanker usus besar.

Karena lemak tak jenuh tunggal yang bersifat lebih stabil dibandingkan lemak tak jenuh ganda yang suka membentuk radikal bebas yang yang dapat menciptakan kolesterol darah yang berbahaya (lipo protein dengan masa jenis yang rendah, low-density lipoprotein “LDL”). LDL merusak saluran darah dan dapat meciptakan perubahan pada gen yang merangsang pembentukan sel kanker. Akhirnya, walaupun minyak zaitun tidak mengandung lemak omega 3 yang sehat seperti di temukan di makanan laut, tetapi minyak zaitun menguatkan efek omega 3 sebagai zat anti inflamasi.

Penelitian kini menunjukan bahwa banyak manfaat kesehatan dari minyak zaitun berasal dari 30 senyawa tumbuhan yang dikandungnya. Senyawa-senyawa ini menimbulkan efek antioksidan dan anti-inflamasi yang menunjang kesehatan jantung dan melindungi dari kanker.

Pilihlah yang menjalani proses pembuatan yang lebih sedikit

Senyawa-senyawa pada minyak zaitun juga meningkatkan kerja enzim yang berfungsi untuk mencegah aktivasi zat yang bersifat karsinogen dan meningkatkan penghapusan zat ini dari tubuh. Senyawa-senyawa tersebut tampaknya memperlambat penbentukan sel kanker dan meningkatkan penghancuran sel kanker.

Semua jenis minyak zaitun merupakan lemak tak jenuh tunggal yang bermanfaat bagi kesehatan, tetapi untuk mendapatkan manfaat tinggi dari senyawa tanaman ini, pilihlah extra virgin atau virgin oil, yang menjalani proses pembuatan yang lebih sedikit. Simpanlah di tempat yang sejuk dan tidak terkena sinar langsung untuk menjaga kandungan fitokimia di dalamnya.


Dikutip dari Artikel MSNBC

Ditulis Oleh Karen Collins

Diterjemahkan oleh PrimAdisHerbal

Kamis, 04 September 2008

Hidup Itu Pilihan...

Kata orang hidup itu pilihan, kok bisa? Setiap orang mempunyai dua pilihan berbeda yang dapat dipilihnya dalam menjalani hidup ini. Pilihan pertama yang dapat dipilih ialah dengan menjadi yang sedikit (apaan tuh?). Menjadi orang yang memilih untuk menjalani hidup di bawah dari kemapuan dan kapasitas seseorang yang sebenarnya (bingung?). Begini contohnya, sedikit berusaha, sedikit membaca, sedikit berfikir, sedikit beribadah, sedikit berdoa, sedikit mencoba, disiplin dalam hidup yang sedikit. Di atas adalah beberapa pilihan yang dapat mengarahkan kita ke kehidupan yang kosong. Contoh di atas adalah pilihan dari seseorang yang mengarahkan kehidupannya pada kehidupan yang penuh dengan kekhawatiran, dibandingkan kehidupan yang penuh dengan harapan yang mengagumkan.

Bagaimana dengan pilihan yang kedua? Melakukan semuanya! (maksudnya?) Menjadi seseorang yang melakukan segalanya dengan segenap kemampuannya. Begini contohnya, membaca semua buku yang kita mampu, menghasilkan sebanyak yang kita mampu, memberi dan berbagi sebanyak yang kita mampu, beribadah sebanyak-banyaknya sesuai dengan kemampuan kita, berusaha dan produktif sebanyak yang kita mampu, menyelesaikan perkerjaan sebanyak-banyaknya sesuai kemampuan kita. Kita semua mempunyai pilihan tersebut. Untuk melakukan sesuatu atau tidak melakukannya. Menghasilkan yang banyak atau menghasilkan yang sedikit ataupun tidak menghasilkan apa-apa sama sekali.


Seperti pohon, kita akan sangat tertantang untuk berkembang menjulang ke atas dan keluar sampai memenuhi ukuran dari kemampuan kita. Kenapa tidak melakukan segala sesatu yang kita bisa, setiap waktu yang kita bisa, sebaik-baiknya yang kita bisa, selama yang kita bisa?


Tujuan hidup kita yang utama sebaiknya untuk menciptakan sebanyak-banyaknya bakat dan kemampuan serta hasrat yang kita inginkan. Setia melakukan segalanya dengan sedikit, dapat membuat kita gagal dalam melakukan sesuatu yang sangat berharga.


Hasil adalah ukuran yang terbaik dalam perkembangan hiudup manusia. Bukan perbincangan, bukan penjelasan, bukan pula alasan. Hanya hasil! Dan jika hasil yang kita dapatkan kurang atau di bawah dari potensial kita yang sebenarnya, kita harus berusaha untuk menjadi sesuatu yang lebih baik hari ini dibanding hari kemarin. Penghargaan yang besar selalu pantas diberikan kepada orang yang membawa nilai yang luhur bagi dirinya dan bagi lingkungan sekitarnya, menghasilkan perubahan ke jalan yang lebih baik untuk orang itu khususnya dan orang yang di sekitarnya.

PS: Artikel di atas dikutip dan diterjemahkan dari artikel Jim Rohn seorang filsuf Bisnis (Jim Rohn International)

Semoga dapat bermanfaat bagi kawan-kawan semua.

Habbatussauda Punya Banyak Khasiat

Berikut ini adalah ringkasan artikel yang berasal dari Ilmuwan University of Bastyr yang mengemukakan bahwa Habbatussauda (Nigella sativa L) ialah herbal yang mengagumkan yang mempunyai banyak khasiat. Ilmuwan tersebut adalah Dr. Michael Tierra L.AC., O.M.D.

Beliau menyatakan bahwa tumbuhan ini telah banyak digunakan sejak jaman dahulu kala oleh bangsa Arab. Selain bangsa Arab, tumbuhan ini juga dikonsumsi oleh sebagian masyarakat yang ada di India dan Asia Timur. Tumbuhan ini juga diketahui di dalam hadits sebagai tumbuhan yang dapat menyembuhkan segala macam penyakit, kecuali kematian.

Khasiat utama dari herbal ini sangat effektif untuk pengobatan jaringan pernapasan atas, alergi, batuk, demam, bronkhitis, demam tinggi, flu, asma dan emfisema.

Diketahui pula penyajian Habbatussauda yang baik ialah apabila disajikan dengan madu murni. Khasiat yang didapat akan sangat optimal karena madu memiliki khasiat yang luar bisa pula. Dan yang sangat terpenting penggunaan madu dan Habbatussauda tidak memiliki efek samping seperti yang dimiliki obat-obat kimia kebanyakan.


Rabu, 03 September 2008

Madu Mengobati Batuk Lebih Baik

MaduAda pilihan baru atau harapan baru untuk orang tua yang mencari obat batuk alternatif (selain obat batuk yang biasa digunakan di pasaran) untuk mengobati batuk anaknya. Madu dapat meredakan sakit tenggorokan, tenggorokan gatal dan batuk ringan menurut penelitian terbaru.

Penelitian tersebut, menemukan bahwa anak-anak yang mengkonsumsi sejumlah madu dalam dosis kecil sebelum tidur, memiliki kualitas tidur yang lebih baik dan batuk yang lebih sedikit dibandingkan anak yang mengkonsumsi obat batuk sirup (dextromethorphan) atau yang tidak mengkonsumsi apa-apa sama sekali.

“Ini adalah pertama kalinya madu benar-benar dibuktikan sebagai sebuah pengobatan”. Kata Dr. Ian Paul selaku pimpinan penelitian ini. Beliau juga menambahkan bahwa madu telah dianjurkan selama bertahun-tahun oleh orang-orang terdahulu di beberapa bangsa dan budaya.

Para peneliti mendaftarkan 105 anak, dalam kisaran umur 2 sampai 18 tahun dalam penelitian mereka. Pada malam pertama penelitian anak-anak tersebut tidak menerima perawatan atau tidak diberikan madu atau obat batuk. Kemudian para orang tua menjawab kuesioner yang diberikan dengan pertanyaan tentang tidur dan batuk anaknya, yang berkaitan dengan kualitas tidur anaknya. Malam kedua, sebagian anak-anak tersebut diberikan madu dan sebagian lainnya di beri obat batuk, dan ada sebagian yang tidak diberikan apa-apa sama sekali. Kemudian para orang tua menjawab kuesioner itu kembali.

Orang tua anak yang menerima perawatan dengan mengkonsumsi madu menyatakan bahwa anak yang mengkonsumsi madu memiliki kualitas tidur yang lebih baik dan batuk yang berkurang, dan oleh karena itu kualitas tidur para orang tua juga ikut meningkat.

Paul menyatakan bahwa, baik atau tidaknya pengobatan ditentukan dari kulitas madu.
“Madu yang lebih gelap memiliki antioksidan yang lebih banyak dibandingkan madu yang kurang gelap”, kata Paul, tetapi dengan catatan bukan berarti madu yang kurang gelap tidak baik dan tidak bermanfaat bagi anak-anak.

Dia juga mengatakan, “Madu juga umumnya lebih murah dibandingkan dengan obat-obat batuk yang beredar di pasaran dan tidak menimbulkan efek samping seperti pusing atau kantuk”.

Artikel ini diambil dari ABC News Medical Unit
Ditulis oleh Katharine S. Gammon
di terjemahkan oleh PrimAdis Herbal.com